Pencarian

Data Lima Penyakit Menular Terbanyak di Indonesia Setahun Terakhir

Penyakit menular seperti ISPA, pneumonia, dan DBD masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia setahun terakhir. Pemerintah dan masyarakat harus lebih proaktif dalam pengendalian dan pencegahannya.

Prompter JejakAI
Senin, 19 Mei 2025
Oleh: DYA
JejakAI
Leonardo

Tuberkulosis dan DBD

Tuberkulosis paru (TBC) juga tetap menjadi penyakit menular yang mengkhawatirkan. Dengan prevalensi nasional 0,3 persen, TBC menjadi masalah besar terutama di daerah Papua Tengah dan Papua Selatan yang mencatat angka hingga lebih dari 1 persen.

Indonesia masih berada di posisi ketiga dunia untuk beban TBC yang tinggi, di mana penanganan dan pengobatan lengkap menjadi kunci utama pengendalian penyakit ini. Program DOTS (Directly Observed Treatment, Short-course) terus digalakkan untuk memastikan pasien menjalani pengobatan dengan tuntas.

Penyakit malaria masih ditemukan di beberapa wilayah endemis, khususnya di Papua dan daerah perbatasan, dengan prevalensi mencapai 0,5 persen. Meskipun angka ini terbilang kecil dibandingkan penyakit lain, upaya eliminasi malaria terus berjalan melalui pemberian obat ACT (Artemisinin-based Combination Therapy) dan penggunaan kelambu berinsektisida. Kondisi geografis dan lingkungan hutan yang sulit dijangkau menjadi tantangan dalam pengendalian malaria di wilayah tersebut.

Terakhir, Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi ancaman serius, terutama di daerah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi. Prevalensi DBD tercatat 0,64 persen secara nasional, dengan kasus terbanyak ditemukan pada kelompok balita dan remaja awal. Data dari tahun 2023 melaporkan sekitar 114.720 kasus DBD dengan 894 kematian. Wilayah seperti Papua Tengah dan DKI Jakarta mencatat prevalensi DBD tertinggi. Perubahan iklim, musim hujan yang berkepanjangan, dan genangan air di perkotaan mendukung berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyakit ini.

Menurut Dr. Sri Rejeki, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI, yang diwawancarai oleh Kompas pada Februari 2024, penyakit menular seperti ISPA dan DBD masih menjadi tantangan utama. Ia menekankan, “Upaya pengendalian tidak hanya dari pemerintah, tapi juga perlu peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.”

Di sisi lain, Laily Fitriani, kader kesehatan di Papua Pegunungan, dalam wawancara dengan media lokal Jubi Papua Januari 2024 menyampaikan bahwa kendala akses layanan kesehatan dan minimnya edukasi menjadi hambatan serius. “Kami terus berusaha memberikan penyuluhan agar masyarakat lebih sadar dan mau ikut berperan aktif,” ujarnya.

 

Apa tantangan pengendaliannya?

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard