Indonesia saat ini belum memiliki rudal balistik operasional. Beberapa negara di dunia memang sudah memiliki dan bahkan memproduksi rudal balistik dengan berbagai jangkauan, namun Indonesia belum termasuk di dalamnya. Menurut data dari laman Intelligent Resource Program, Indonesia sedang mengembangkan roket RX-250 dengan jangkauan 250 km yang berpotensi menjadi dasar program rudal balistik di masa depan, namun pengembangan hingga menjadi rudal balistik operasional diperkirakan masih membutuhkan waktu 8-10 tahun lagi menurut analis intelijen Australia.
Selain itu, Indonesia melalui LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) memang telah mengembangkan beberapa jenis roket, seperti RX-450 dan Roket Pengorbit Satelit (RPS). RX-450 sendiri dikembangkan sebagai roket balistik untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi, namun belum menjadi rudal balistik militer yang siap operasional. LAPAN juga menargetkan pada tahun 2039 dapat meluncurkan satelit dari bandar antariksa Indonesia dengan roket buatan dalam negeri.
Hingga saat ini, sistem persenjataan rudal Indonesia lebih berfokus pada:
• Rudal udara-ke-udara (misalnya AIM-120C-7 dan AIM-9J/P/9X-2)
• Rudal pertahanan udara (NASAMS, Starstreak, Mistral)
• Rudal anti-kapal (Yakhont P-800, Exocet MM-40 B3)
• Roket artileri (R-Han 122 yang masih dalam tahap pengembangan).
Namun, belum ada rudal balistik dengan kemampuan menyerang target darat jarak menengah hingga jauh seperti yang dimiliki negara-negara dengan program rudal balistik mapan.
Jangkauan RX-250
Rudal RX-250 yang dikembangkan oleh Indonesia diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 250 kilometer. Roket ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk mengembangkan teknologi roket dan rudal dalam negeri, yang nantinya bisa menjadi dasar bagi pengembangan rudal balistik nasional di masa depan.
Baca juga: Spider Web Operasi Senyap Drone - Menghancurkan Bomber Strategis Tersukses
RX-250 saat ini masih dalam tahap pengembangan dan belum menjadi rudal balistik operasional. Analis pertahanan memperkirakan bahwa pengembangan hingga menjadi rudal balistik yang siap operasional masih memerlukan waktu cukup lama, diperkirakan sekitar 8-10 tahun lagi.
Dengan jangkauan tersebut, RX-250 dapat dikategorikan sebagai roket dengan jarak pendek hingga menengah, namun belum sebanding dengan rudal balistik jarak menengah atau jauh yang dimiliki negara-negara maju.
Khan atau Brahmos?
Artikel 7 — Final: Membangun Alur Kerja Lengkap Big Data × SCM Menggunakan GPT-5: Dari Data Mentah Sampai Insight Manajerial
4 bulan yang lalu
Artikel 6 — Cara Meminta GPT-5 Menginterpretasi Hasil Analisis Big Data dari Google Colab (Seperti Konsultan Profesional)
4 bulan yang lalu
Artikel 5 — Cara Copy Script dari GPT-5 ke Google Colab Tanpa Error: Panduan Super Pemula
4 bulan yang lalu
Artikel 4 — Praktik Lengkap: GPT-5 Membuat Script Big Data untuk SCM (10.000 Baris) — Cleaning, Analisis, Visualisasi
4 bulan yang lalu
Artikel 3 — Belajar Python dari Nol dengan Bantuan GPT-5: Cara Paling Mudah untuk Mahasiswa Pemula Big Data
4 bulan yang lalu
Artikel 2 — Panduan Super Pemula: Cara Menggunakan Google Colab dan Menjalankan Kode dari GPT-5 Tanpa Error
4 bulan yang lalu