Pencarian
Sains

Aurora: Tarian Cahaya di Langit Kutub dan Ilmu Fisika di Baliknya

Aurora adalah salah satu keajaiban alam paling menakjubkan di langit kutub. Temukan bagaimana aurora terbentuk secara ilmiah dan kenapa cahaya ini hanya muncul di tempat dan waktu tertentu.

Prompter JejakAI
Kamis, 3 Juli 2025
Oleh: SZA
JejakAI
Leonardo AI

Penjelasan Ilmiah: Bagaimana Aurora Terbentuk?

Fenomena aurora terjadi karena interaksi antara partikel bermuatan dari Matahari dengan medan magnet dan atmosfer Bumi. Prosesnya sebagai berikut:

  1. Matahari melepaskan angin matahari (solar wind): yaitu aliran partikel bermuatan seperti proton dan elektron.
  2. Saat partikel ini mendekati Bumi, sebagian besar ditolak oleh medan magnet (magnetosfer). Namun, di kutub magnetik, medan ini lebih lemah dan terbuka.
  3. Partikel bermuatan tersebut masuk ke atmosfer atas Bumi dan bertabrakan dengan atom oksigen dan nitrogen.
  4. Tabrakan ini melepaskan energi dalam bentuk cahaya warna-warni — itulah aurora.


Warna-Warna Aurora:

Gas di Atmosfer

Warna yang Dihasilkan

Ketinggian

Oksigen

Hijau, merah

100–300 km

Nitrogen

Biru, ungu, pink

80–150 km

Ilustrasinya mirip seperti lampu neon, di mana gas diberi energi lalu bersinar — tetapi dalam skala raksasa, di langit Bumi.


Next: Mengapa hal tersebut hanya terjadi di kutub?

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard