Pencarian
Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (KA) 2020-2045 (Bag. 9)

Misi Kedua: Pengembangan Talenta Kecerdasan Artifisial

Bagian ini merupakan Bab 2 dari dokumen dari Kelompok Kerja Penyusun Strategi Nasional untuk Kecerdasan Artifisial yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Sebagai dokumen publik yang dirasa penting sebagai referensi bersama, kami menurunkannya secara serial.

Prompter JejakAI
Senin, 7 Juli 2025
Oleh: IP
JejakAI
Leonardo AI

MISI Kecerdasan Artifisial Indonesia merupakan pernyataan untuk melaksanakan program-program inisiatif yang ditetapkan dalam peta jalan strategi nasional kecerdasan artifisial dalam mencapai visi Indonesia 2045. 

Berdasarkan kajian SWOT, penyusunan strategi dan kerangka pikir kecerdasan artifisial, maka dapat ditetapkan misi dan tujuan ke dalam empat fokus área sebagai berikut : 

Misi 2: Pengembangan Talenta Kecerdasan Artifisial 

MISI: 

Menyiapkan Talenta Kecerdasan Artifisial yang berdaya saing dan berkarakter 

A. PENGERTIAN MISI: 

Pengertian Daya Saing 

Daya saing adalah kemampuan untuk berkompetisi atau kemampuan untuk menjadi unggul. 

Pengertian Berkarakter 

Karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan (cara berpikir), yang merupakan akumulasi dari sifat, watak, dan juga kepribadian seorang untuk bertindak (bersikap). 

Pengertian Standar Kompetensi 

Talenta Kecerdasan Artifisial yang berdaya saing dan berkarakter akan memenuhi sebuah standar kompetensi (mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap) pada Kecerdasan Artifisial yang menentukan talenta tersebut sudah memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas atau pekerjaan yang berdasarkan pada pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan persyaratan kinerja. 

EKOSISTEM YANG KUAT DIHARAPKAN DAPAT MENINGKATKAN KUANTITAS MAUPUN KUALITAS TALENTA KECERDASAN ARTIFISIAL INDONESIA 

B. TUJUAN MISI 

1. Menyiapkan Talenta di bidang kecerdasan artifisial yang mampu berkerja untuk kebutuhan industri nasional.

Talenta yang dididik melalui pendidikan formal dan non-formal akan memiliki kompetensi di bidang kecerdasan artifisial yang terstandar dan mampu memenuhi kebutuhan talenta nasional dalam rangka meningkatkan pertumbuhan Industri nasional (dalam negeri) (talenta menjadi pekerja dan peneliti). 

2. Menyiapkan Talenta di bidang kecerdasan artifisial yang memiliki kompetensi di tingkat nasional dan internasional.

Talenta yang dididik melalui pendidikan formal dan non-formal akan memiliki kompetensi yang mampu menjadikan talenta yang unggul di bidang kecerdasan artifisial pada tingkat nasional dan internasional (talenta unggul) 

3. Menyiapkan Talenta di bidang kecerdasan artifisial yang mempu menciptakan lapangan kerja baru

Talenta yang dididik melalui pendidikan formal dan non-formal akan mempunyai kemampuan untuk berorientasi pada market dan menciptakan lapangan kerja baru di bidang kecerdasan artifisial (talenta menjadi wirausahawan). 

Talenta AI harus berkarakter mulia

Halaman 1 2
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard