Pencarian
Sains

Bagaimana Teleskop James Webb Mengubah Cara Kita Melihat Alam Semesta

Teleskop James Webb mengungkap misteri alam semesta dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Simak temuan terbarunya—dari galaksi purba hingga atmosfer exoplanet—dan perbandingannya dengan teleskop Hubble.

Prompter JejakAI
Jumat, 11 Juli 2025
Oleh: SZA
JejakAI
Leonardo AI

Perbandingan JWST vs Hubble

Fitur

Hubble

James Webb (JWST)

Tahun peluncuran

1990

2021

Panjang gelombang

UV, cahaya tampak, sedikit inframerah

Inframerah (0,6 – 28 mikron)

Diameter cermin utama

2,4 meter

6,5 meter (berlapis emas)

Lokasi pengamatan

Orbit Bumi (600 km)

Titik L2 (1,5 juta km dari Bumi)

Spesialisasi

Bintang, galaksi terang, visual kosmik

Galaksi awal, atmosfer exoplanet

Gambar yang dihasilkan

Tajam di spektrum tampak

Tajam di inframerah, tembus debu

📌 JWST bukan pengganti Hubble, tapi "mata" baru dengan spektrum berbeda untuk melihat hal-hal yang tak terlihat sebelumnya.


Mengapa Inframerah Begitu Penting?

  • Galaksi purba mengirimkan cahaya yang sudah diregangkan (redshift) karena ekspansi alam semesta → hanya bisa dideteksi di inframerah.
  • Debu antarbintang menyerap cahaya tampak, tapi tembus cahaya inframerah.
  • Suhu rendah → objek seperti planet, awan gas dingin, dan atmosfer memancarkan radiasi inframerah.

JWST dirancang untuk menangkap jejak-jejak awal kosmik yang tersembunyi dari pandangan teleskop konvensional.


Dampak James Webb terhadap Sains

Halaman 1 2 3
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard