Pencarian
Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (KA) 2020-2045

Program Inisiatif Riset & Inovasi Industri: Orkestrasi AI

Terdapat dua inisiatif kunci yaitu membentuk orkestrator ekosistem riset dan inovasi industri dan mewujudkan berbagai produk, layanan, dan solusi kecerdasan artifisial berbasis demand-driven innovation

Prompter JejakAI
Minggu, 13 Juli 2025
Oleh: IP
JejakAI
Leonardo AI

6. Multi Agent Systems, Distributed AI 

Multi Agent Systems, atau sering juga dikenal sebagai Swarm Intelligence merupakan salah satu bidang Kecerdasan Artifisial yang terinspirasi oleh kecerdasan yang dimiliki oleh sekelompok serangga/hewan. Prinsip ini mengatakan bahwa koordinasi dari sekelompok agen yang tidak harus cerdas yang bekerja bersama-sama akan menghasilkan kemampuan kecerdasan yang luar biasa (emergence behaviour). Secara lebih umum, bidang ini dipandang sebagai Distributed AI dimana sejumlah besar agen perangkat lunak independen bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu, alih-alih terpusat. 


Baca juga: Isu Strategis Pengembangan AI dalam RIset dan Inovasi Industri



7.  Artificial General Intelligence, Human-like AI 

Artificial General Intelligence (AGI) merupakan sebuah kajian yang mempelajari bagaimana sebuah mesin dapat memiliki kapasitas untuk belajar dan memahami aktivitas intelektual sebagaimana halnya manusia. AGI dianggap sebagai tujuan akhir dari teknologi Kecerdasan Artifisial yang saat ini masih dalam bentuk konsep atau hipotesis, belum menjadi suatu aset berwujud. 

Per tahun 2017, telah ada lebih dari 40 institusi di seluruh dunia yang melakukan penelitian aktif di bidang AGI [Baum, Seth. A Survey of Artificial General Intelligence Project for Ethics, Risk, and Policy, 2017]. AGI yang diarahkan untuk memperhatikan kemanfaatan kemanusiaan dan keamanan akan sangat berpotensi untuk berdampak positif bagi kehidupan manusia dan menyelesaikan berbagai permasalahan dunia. Walaupun AGI dianggap masih jauh untuk dicapai, ada baiknya sejak awal perlu mempertimbangkan arah pengembangan AGI untuk kepentingan nasional. 

Untuk mewujudkan teknologi-teknologi Kecerdasan Artifisial tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang solid antara aspek invensi yang didorong oleh kegiatan riset yang dilakukan akademisi/perguruan tinggi ataupun instansi penelitian lainnya, dan juga aspek inovasi yang digerakkan oleh instansi industri baik pemerintah maupun swasta.

UNTUK MEWUJUDKAN TEKNOLOGI-TEKNOLOGI KECERDASAN ARTIFISIAL, DIBUTUHKAN KOLABORASI YANG SOLID 

SUMBER DAYA DAN ENABLER 

Adapun sumber daya dan enabler yang dibutuhkan sebagai daya dorong terwujudnya sasaran riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial, yaitu sebagai berikut: 



(bersambung - 6. 2. 3. SEKTOR PEMANFAATAN KECERDASAN ARTIFISIAL)*. 

Catatan: Dokumen ini ditulis dan disusun sebagai rumusan hasil diskusi dari Kelompok Kerja Penyusun Strategi Nasional untuk Kecerdasan Artifisial yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Sebagai dokumen publik yang dirasa penting sebagai referensi bersama, kami menurunkannya secara serial.


Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard