6. Multi Agent Systems, Distributed AI
Multi Agent Systems, atau sering juga dikenal sebagai Swarm Intelligence merupakan salah satu bidang Kecerdasan Artifisial yang terinspirasi oleh kecerdasan yang dimiliki oleh sekelompok serangga/hewan. Prinsip ini mengatakan bahwa koordinasi dari sekelompok agen yang tidak harus cerdas yang bekerja bersama-sama akan menghasilkan kemampuan kecerdasan yang luar biasa (emergence behaviour). Secara lebih umum, bidang ini dipandang sebagai Distributed AI dimana sejumlah besar agen perangkat lunak independen bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu, alih-alih terpusat.
Baca juga: Isu Strategis Pengembangan AI dalam RIset dan Inovasi Industri
7. Artificial General Intelligence, Human-like AI
Artificial General Intelligence (AGI) merupakan sebuah kajian yang mempelajari bagaimana sebuah mesin dapat memiliki kapasitas untuk belajar dan memahami aktivitas intelektual sebagaimana halnya manusia. AGI dianggap sebagai tujuan akhir dari teknologi Kecerdasan Artifisial yang saat ini masih dalam bentuk konsep atau hipotesis, belum menjadi suatu aset berwujud.
Per tahun 2017, telah ada lebih dari 40 institusi di seluruh dunia yang melakukan penelitian aktif di bidang AGI [Baum, Seth. A Survey of Artificial General Intelligence Project for Ethics, Risk, and Policy, 2017]. AGI yang diarahkan untuk memperhatikan kemanfaatan kemanusiaan dan keamanan akan sangat berpotensi untuk berdampak positif bagi kehidupan manusia dan menyelesaikan berbagai permasalahan dunia. Walaupun AGI dianggap masih jauh untuk dicapai, ada baiknya sejak awal perlu mempertimbangkan arah pengembangan AGI untuk kepentingan nasional.
Untuk mewujudkan teknologi-teknologi Kecerdasan Artifisial tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang solid antara aspek invensi yang didorong oleh kegiatan riset yang dilakukan akademisi/perguruan tinggi ataupun instansi penelitian lainnya, dan juga aspek inovasi yang digerakkan oleh instansi industri baik pemerintah maupun swasta.
UNTUK MEWUJUDKAN TEKNOLOGI-TEKNOLOGI KECERDASAN ARTIFISIAL, DIBUTUHKAN KOLABORASI YANG SOLID
SUMBER DAYA DAN ENABLER
Adapun sumber daya dan enabler yang dibutuhkan sebagai daya dorong terwujudnya sasaran riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial, yaitu sebagai berikut:
(bersambung - 6. 2. 3. SEKTOR PEMANFAATAN KECERDASAN ARTIFISIAL)*.
Catatan: Dokumen ini ditulis dan disusun sebagai rumusan hasil diskusi dari Kelompok Kerja Penyusun Strategi Nasional untuk Kecerdasan Artifisial yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Sebagai dokumen publik yang dirasa penting sebagai referensi bersama, kami menurunkannya secara serial.
Cybersecurity & AI: Pertarungan Antara Hacker dan Sistem Cerdas
5 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final Bagian Dua
6 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital Bagian Kedua
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital
6 bulan yang lalu
AI untuk Skripsi: Panduan Lengkap Memanfaatkan Kecerdasan Buatan sebagai Asisten Akademik Pribadi Anda Part 2
6 bulan yang lalu