Berangkat dari dasar-dasar tersebut, pengembangan dan pemanfaatan kecerdasan artifisial ditetapkan pada Lima Bidang Prioritas Nasional.
Lima Bidang Prioritas Kecerdasan Artifisial Indonesia:
1. Kesehatan
2. Reformasi Birokrasi
3. Pendidikan dan Riset
4. Ketahanan Pangan
5. Mobilitas dan Kota Pintar
Baca juga: QODA dan QVAR: Kolaborasi Cerdas NVIDIA dan Akademisi Menuju Masa Depan Komputasi Kuantum
Seluruh misi strategis nasional diarahkan ke bidang-bidang tersebut agar lebih mendapatkan prioritas daripada bidang lainnya. Kementerian atau institusi terkait dengan bidang ini akan mengambil peran untuk melaksanakan dan menyukseskan bidang-bidang prioritas tersebut.
(bersambung - Bidang Prioritas Kesehatan)*
Catatan: Dokumen ini ditulis dan disusun sebagai rumusan hasil diskusi dari Kelompok Kerja Penyusun Strategi Nasional untuk Kecerdasan Artifisial yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Sebagai dokumen publik yang dirasa penting sebagai referensi bersama, kami menurunkannya secara serial.
Cybersecurity & AI: Pertarungan Antara Hacker dan Sistem Cerdas
5 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final Bagian Dua
6 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital Bagian Kedua
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital
6 bulan yang lalu
AI untuk Skripsi: Panduan Lengkap Memanfaatkan Kecerdasan Buatan sebagai Asisten Akademik Pribadi Anda Part 2
6 bulan yang lalu