Setiap malam, ketika dunia nyata tertidur dan suara menjadi senyap, aku kerap menemukan diriku kembali di tempat yang tak asing namun berbeda—di antara rumah-rumah lama yang menyusun masa kecilku, di dataran tinggi yang sunyi, dan langit yang seolah memanggilku untuk terbang.
Aku tak tahu pasti kapan semua ini dimulai. Tapi mimpi itu
selalu kembali. Dalam mimpi, aku memiliki kemampuan untuk melayang, bukan
seperti pahlawan super, tapi lebih seperti mengambang di air. Rasanya seperti
menjaga keseimbangan di kolam yang tenang, hanya saja aku berada di udara. Gaya
terbangku lembut, terkontrol, dan perlahan aku naik hingga sejajar dengan atap
rumah. Kadang aku menembus awan, menatap panorama desa dan pepohonan yang
membentang seperti permadani hijau. Rasanya damai—tapi tidak pernah lama.
Selalu saja ada sesuatu yang membuatku harus pergi. Ketakutan yang tak bernama. Tanpa tahu apa yang mengejar, aku terbang menjauh, melintasi hutan, menembus jalan-jalan sunyi yang kutahu ada di dekat rumahku. Aku kadang singgah di villa lain yang tak asing—tempat yang mungkin pernah kukunjungi di masa kecil, atau hanya imajinasi yang terasa nyata.
Biasanya, aku sendirian. Tidak ada tokoh lain, hanya aku dan
dunia yang seolah dibuat untuk pelarian ini. Tapi entah kenapa, aku tak pernah
merasa benar-benar kesepian. Karena ada kedamaian dalam kesendirian itu. Kadang
aku menemukan rumah mungil tersembunyi di tengah hutan. Aku masuk, bersembunyi,
atau hanya duduk, menunggu sesuatu yang tak pernah datang.
Seperti kebanyakan mimpi, kisah ini tak pernah panjang. Tapi
ajaibnya, jika aku terbangun sebentar, lalu tidur lagi, mimpi itu bisa kembali.
Seakan ada kelanjutannya. Dunia itu masih ada, menungguku.
Apa arti semua ini? Mungkin itu hanya pantulan dari
kerinduan. Kerinduan akan rumah, akan masa lalu, atau bahkan kerinduan untuk
bebas dari sesuatu yang bahkan tak kumengerti.
Namun satu hal yang pasti: di dunia mimpi, aku adalah versi
paling jujur dari diriku. Yang tak perlu menjelaskan apa-apa, yang hanya
mengikuti naluri untuk terbang, dan kadang... untuk melarikan diri.
Kata kunci: mimpi terbang, cerita fiksi
dari mimpi, pengalaman mimpi berulang, arti mimpi pelarian, dunia
bawah sadar dalam mimpi
Diolah oleh ChatGPT dan visual oleh Leonardo AI
Baca juga:
Yakult, Megamen, dan Serangan Zombie: Sebuah Petualangan dari Dunia Mimpi
Skill Apa yang Diperlukan Jika Dunia Tanpa Listrik
8 bulan yang lalu
Hitung Mundur jika Tiba-tiba Dunia Tanpa Listrik
8 bulan yang lalu
Apa yang Terjadi Jika Listrik Mati Total di Seluruh Dunia Selama 24 Jam Penuh?
8 bulan yang lalu
Apa yang Membuat Negara Disebut Sejahtera?
8 bulan yang lalu
Roblox: Dunia Game Tanpa Batas yang Menumbuhkan Kreativitas Anak Muda
8 bulan yang lalu
Clash of Champions Ruangguru: Cerdas Cermat Modern yang Mengubah Wajah Pendidikan
8 bulan yang lalu