Pencarian
Deepfake

Ternyata Ada Lho Manfaat Positif Deepfake. Buat Apa Saja?

Penggunaan deepfake di bidang pendidikan, pemasaran, hingga perlindungan privasi menunjukkan bahwa deepfake dapat dimanfaatkan secara etis untuk inovasi di berbagai bidang di Indonesia.

Prompter JejakAI
Rabu, 7 Mei 2025
Oleh: IP
JejakAI
leonardo AI

Contoh penggunaan deepfake yang positif di Indonesia meliputi:

Hiburan dan Seni: Menghidupkan kembali tokoh atau aktor yang telah meninggal untuk film atau karya seni, sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang lebih mendalam dan emosional.

Pendidikan dan Pembelajaran: Membuat materi pembelajaran interaktif dengan menghadirkan tokoh sejarah yang “berbicara” langsung kepada siswa, seperti simulasi pidato Soekarno atau tokoh lain, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif.

Leonardo AI

Pemasaran dan Iklan: Membuat kampanye iklan yang lebih personal dan kreatif dengan menghadirkan avatar virtual atau selebriti digital yang bisa berinteraksi dengan konsumen, meningkatkan keterlibatan audiens tanpa batasan fisik.

Baca juga: AI Mengubah Lanskap Game Jadi Makin Imersif

Perlindungan Privasi: Menggunakan deepfake untuk menyamarkan identitas seseorang dalam video atau mengubah suara agar privasi terjaga, misalnya dalam rekaman publik atau pelaporan berita.

Penggunaan ini menunjukkan deepfake dapat dimanfaatkan secara etis untuk inovasi di berbagai bidang.*

(diolah dari CGPT dan Perplexity)


Halaman 1 2 3
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard