BAB 6 RISET DAN INOVASI INDUSTRI
6. 2. PROGRAM-PROGRAM INISIATIF
UNTUK mencapai target pencapaian melalui riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial, terdapat dua (2) inisiatif kunci yang dapat menjawab tantangan-tantangan yang dideskripsikan pada sub-bab 6.1.1, yaitu sebagai berikut:
Membentuk orkestrator ekosistem riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial yang menguatkan kolaborasi Quadruple-Helix ((pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas) agar inovasi berjalan berkelanjutan.
Mewujudkan berbagai produk, layanan, dan solusi Kecerdasan Artifisial berbasis demand-driven innovation yang tepat guna pada sektor publik dan industri unggulan nasional.
MEMBENTUK ORKESTRATOR EKOSISTEM RISET DAN INOVASI INDUSTRI KECERDASAN ARTIFISIAL YANG MENGUATKAN KOLABORASI QUADRUPLE-HELIX ((PEMERINTAH, INDUSTRI, AKADEMISI, DAN KOMUNITAS) AGAR INOVASI BERJALAN BERKELANJUTAN.
6. 2. 1. ORKESTRATOR RISET DAN INOVASI INDUSTRI KECERDASAN ARTIFISIAL
Untuk mencapai tujuan dari misi riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial, yaitu mengakselerasi reformasi birokrasi dan penguatan industri nasional, agar menjadi birokrasi bersih dan industri unggul yang memberikan dampak ekonomi, maka seluruh inisiatif riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial perlu diorkestrasi agar mengarah kepada tujuan dengan memaksimalkan seluruh sumber daya riset dan inovasi nasional. Berbagai sumber daya dimaksud merupakan kontribusi dari aktor-aktor yang terlibat dalam payung Quadruple-Helix (pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas).
Untuk itu diperlukan sebuah orkestrator ekosistem kolaborasi Quadruple- Helix pada riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial. Untuk kemudahan penyebutan, orkestrator ini dinamakan Kolaborasi Riset dan Inovasi Indusi Kecerdasan Artifisial (KORI-KA). Karakteristik-karakteristik yang harus dimiliki KORI-KA antara lain terbuka, partisipatif, berbasis nilai (value-based synergy), demand-driven, mandiri, serta memiliki tata kelola yang adaptif dan lincah. Peran masing-masing aktor dan sinergi Quadruple-Helix yang diharapkan seperti diilustrasikan dengan bagan pada Gambar 62.
Gambar 62 Peran Masing-Masing Aktor dari Sinergi Quadruple-Helix KORI-KA
Tugas dan fungsi KORI-KA mencakup fungsi pengarahan (governing) dan fungsi pelaksanaan (executing) sekaligus sebagai Program Management Office (PMO) riset dan inovasi industri KA. Fungsi pengarahan meliputi: (1) penetapan program inisiatif prioritas riset dan inovasi industri, (2) penetapan pusat unggulan riset dan inovasi per sektor industri, (3) koordinasi dukungan kebijakan riset dan inovasi industri Kecerdasan Artifisial, (4) pengawasan pelaksanaan program-program inisiatif riset dan inovasi industri.
Sedangkan fungsi pelaksanaan dan PMO meliputi aspek-aspek sebagai berikut: (1) perencanaan, (2) penyusunan program pelaksanaan, (3) penganggaran dan pembiayaan, (4) penyelarasan dan konsolidasi, (5) evaluasi dan kontrol, serta perbaikan berkelanjutan.
Proses riset dan inovasi industri berbasis AI
Cybersecurity & AI: Pertarungan Antara Hacker dan Sistem Cerdas
5 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final Bagian Dua
6 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital Bagian Kedua
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital
6 bulan yang lalu
AI untuk Skripsi: Panduan Lengkap Memanfaatkan Kecerdasan Buatan sebagai Asisten Akademik Pribadi Anda Part 2
6 bulan yang lalu