Dashboard Ketahanan Kesehatan
Dashboard ini untuk menampilkan peta penyebaran daerah yang memiliki ketahanan kesehatan dengan beberapa indikator misalnya jumlah penyebaran penyakit dan sarana penunjang, termasuk peta penyebaran COVID-19 dan solusi untuk membatasi penyebaran covid-19.
Data bisa diambil dari Kementerian Kesehatan yang telah bekerja sama dengan Kominfo, KBUMN, BNPB, Polri, Kemenhan, juga didukung oleh teknologi dari perusahaan swasta, BUMN dan perusahaan rintisan.
Pemanfaatan Big Data Analytics (BDA) & Kecerdasan Artifisial meliputi:
1. Alert system untuk penyebaran COVID-19 dengan menggunakan Aplikasi dan Machine Learning.
2. Kemudahan akses ketersediaan fasilitas kesehatan menggunakan antar muka konversasi
3. Rekomendasi akses dan pemanfaatan sarana dan tenaga medis
4. Mesin rekomendasi untuk pencegahan pandemi
Baca juga: Membuka Tabir Kebohongan Besar Industri Rokok Indonesia
Indikator Ketahanan Kesehatan:
1. Pola penyebaran dan index recovery penyakit pandemi
2. Pola penyediaan dan perbaikan sarana kesehatan
3. Pola penanganan kesehatan
4. Pola dukungan RS, klinik, apotik dan healthtech
5. Pola dukungan masyarakat terhadap kesehatan
6. Jumlah petugas kesehatan (dokter, bidan, dan medis lainnya)
7. Index kesehatan masyarakat
Pengembangan berbagai aplikasi healthtech berbasis machine learning untuk mendukung atau menegakkan diagnosis yang dilakukan dokter dengan kerangka 4P Kesehatan didukung telemedisin
Telemedisin merupakan istilah lama yang bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang berada pada lokasi yang berbeda dengan dokter atau penyedia layanan.
Dengan perkembangan komputer dan dengan tersedianya jaringan telekomunikasi berkecepatan tinggi maka layanan telemedisin menjadi lebih lengkap sehingga dapat mendukung peran partisipasi pasien dari yang paling sederhana berupa layanan konsultasi, sampai pada layanan yang kompleks dengan healthtech misalnya di bidang radiology (Teleradiology) maupun untuk pembedahan (Telesurgery).
Dengan adanya pandemi Covid-19 di Indonesia mulai bulan Maret 2020 maka peran telemedisin menjadi sangat vital di mana layanan kesehatan masih tetap bisa dinikmati masyarakat baik yang terkait Covid-19 maupun yang tidak.
Pengembangan sistem interoperabilitas data medis yang aman secara nasional
Salah satu hal yang paling dikhawatirkan pada penyimpanan dan transmisi data medis adalah pada masalah keamanan data. Untuk itu perlu dilakukan pengembangan metode pengamanan data medis yang lebih baik. Metode pengamanan yang berbasis Blockchain dan Kecerdasan Artifisial bisa menjadi kombinasi yang aman untuk pengamanan data medis.
Konsep transaksi data berbasis Blockchain berbasis smart contract menjamin setiap perubahan pada data dan akses kepada data medis selalu diketahui, dicatat dan mendapat ijin dari pihak yang terlibat. Kecerdasan Artifisial bermanfaat deteksi dalam usaha untuk mengakses maupun dalam pemanfaatan dari data.
Kecerdasan Artifisial dalam Kerangka 4P Kesehatan
Pengembangan pemanfaatan Kecerdasan Artifisial sangat penting untuk mempelajari data genetika, mendeteksi kemungkinan penyakit yang akan timbul, mempelajari perilaku risiko kesehatan dari setiap pribadi. Semua ini memberikan wawasan yang mendalam baik bagi tenaga kesehatan dan pribadi yang terkait.
Kemudian dalam pengobatan personal Kecerdasan Artifisial menyesuaikan farmakogenetika yang digunakan. Untuk meningkatkan partisipasi, maka informasi dan wawasan kepada pribadi yang terkait disajikan sesuai tingkat pemahaman yang sudah dipelajari Kecerdasan Artifisial.
(bersambung - Bidang Prioritas Reformasi Birokrasi)*
Catatan: Dokumen ini ditulis dan disusun sebagai rumusan hasil diskusi dari Kelompok Kerja Penyusun Strategi Nasional untuk Kecerdasan Artifisial yang dibentuk oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Sebagai dokumen publik yang dirasa penting sebagai referensi bersama, kami menurunkannya secara serial.
Cybersecurity & AI: Pertarungan Antara Hacker dan Sistem Cerdas
5 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final Bagian Dua
6 bulan yang lalu
Sang Muse Algoritmik: Panduan Lengkap AI dalam Produksi Musik Modern—Dari Pembuatan Beat hingga Mastering Final
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital Bagian Kedua
6 bulan yang lalu
AI dan Seni: Kiamat Kreatif atau Era Baru Kolaborasi? Panduan Lengkap untuk Seniman Digital
6 bulan yang lalu
AI untuk Skripsi: Panduan Lengkap Memanfaatkan Kecerdasan Buatan sebagai Asisten Akademik Pribadi Anda Part 2
6 bulan yang lalu