Pencarian

Vokal Drake hingga Ariana Grande Jadi Artis Favorit AI

Kemampuan AI menciptakan lagu dengan meniru suara artis seperti Drake, Ariana Grande, dan Hatsune Miku sangat menakjubkan. Di sisi lain, teknologi telah mengaburkan batas antara inovasi kreatif dan pelanggaran etika di industri musik.

Prompter JejakAI
Senin, 19 Mei 2025
Oleh: DYA
JejakAI
Leonardo AI

Hatsune Miku dan Gelombang Vokal Sintetik

Jauh sebelum kasus Drake mencuat, Jepang telah lebih dahulu akrab dengan suara yang sepenuhnya buatan. Hatsune Miku, karakter virtual berbasis suara penyanyi Saki Fujita, sudah sejak tahun 2007 menjadi wajah (dan suara) dari Vocaloid, platform produksi musik yang memungkinkan siapa pun menciptakan lagu dengan vokal sintetis.

Dengan tampilan karakter anime dan suara khas remaja perempuan, Hatsune Miku telah membintangi ribuan konser virtual dan mengisi jutaan lagu di berbagai platform.

Yang menarik, suara Hatsune Miku tidak meniru suara manusia terkenal lainnya, melainkan dikembangkan secara legal dari pengisi suara profesional dan diproses menjadi instrumen digital. Berbeda dari fenomena AI voice cloning saat ini, penggunaan suara Miku sepenuhnya transparan secara hukum dan dilindungi lisensi resmi.

Kreator bebas menggunakan suaranya untuk beragam proyek musik, bahkan untuk rilisan komersial, selama mematuhi ketentuan lisensi dari Yamaha dan Crypton Future Media.

Kesuksesan Miku membentuk ekosistem kreatif yang solid. Para pengguna, yang sebagian besar berasal dari komunitas produser musik independen di Jepang, menciptakan lagu, video klip, bahkan konser menggunakan vokalnya. Popularitasnya menandai era baru dalam musik: era di mana suara penyanyi tak lagi dibatasi oleh fisik atau waktu.

 

Bagaimana cara AI mengkloning suara?

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard