Pencarian

Vokal Drake hingga Ariana Grande Jadi Artis Favorit AI

Kemampuan AI menciptakan lagu dengan meniru suara artis seperti Drake, Ariana Grande, dan Hatsune Miku sangat menakjubkan. Di sisi lain, teknologi telah mengaburkan batas antara inovasi kreatif dan pelanggaran etika di industri musik.

Prompter JejakAI
Senin, 19 Mei 2025
Oleh: DYA
JejakAI
Leonardo AI

Legalitas dan Masa Depan Suara AI

Meski teknologi ini berkembang cepat, masalah etik dan hukum tetap menggantung. Banyak dari penggunaan suara selebritas dilakukan tanpa izin resmi. Di Amerika Serikat, isu ini mulai menyinggung ranah “right of publicity”—hak untuk mengendalikan penggunaan nama, gambar, dan suara seseorang. Kasus Drake dan The Weeknd memicu label-label besar, seperti Universal Music Group, untuk mengambil sikap tegas terhadap pemanfaatan suara artis mereka oleh AI.

Tak sedikit pula yang mulai menyuarakan pentingnya regulasi. Keluarga mendiang Tupac Shakur, misalnya, menolak penggunaan suara Tupac yang direplikasi oleh AI dalam lagu Taylor Made Freestyle milik Drake, dan menuntut agar lagu tersebut ditarik dari peredaran digital.

Sementara itu, pengembang suara AI seperti Synthesizer V dan Vocaloid mencoba menjaga integritas produknya. Mereka hanya menggunakan suara penyanyi dengan izin resmi, dan menyediakan lisensi yang mengatur penggunaan suara untuk keperluan komersial maupun non-komersial. Eleanor Forte, misalnya, adalah suara AI bahasa Inggris paling populer di Synthesizer V, dan dapat digunakan secara gratis dengan batasan yang jelas.

Mungkin yang paling menarik dari semua ini adalah bagaimana publik menyambut gelombang baru ini. Ada yang menganggapnya sebagai bentuk evolusi seni, sementara yang lain merasa terancam oleh potensi manipulasi yang begitu halus.

Namun satu hal jelas: dunia musik telah memasuki wilayah baru di mana batas antara manusia dan mesin menjadi semakin tipis. Dan dalam dunia itu, suara—baik yang lahir dari pita suara manusia maupun dari jaringan saraf buatan—masih tetap menjadi pusat dari segala harmoni.

 

Artikel ini bersumber banyak data yang dikurasi oleh ChatGPT 4o.

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard