Pencarian

Vokal Drake hingga Ariana Grande Jadi Artis Favorit AI

Kemampuan AI menciptakan lagu dengan meniru suara artis seperti Drake, Ariana Grande, dan Hatsune Miku sangat menakjubkan. Di sisi lain, teknologi telah mengaburkan batas antara inovasi kreatif dan pelanggaran etika di industri musik.

Prompter JejakAI
Senin, 19 Mei 2025
Oleh: DYA
JejakAI
Leonardo AI

Lonjakan Popularitas Suara Kloning

Dalam dua tahun terakhir, teknologi pembelajaran mesin seperti voice cloning dan speech synthesis mengalami kemajuan pesat. Platform seperti Suno AI, Udio AI, dan ElevenLabs memungkinkan pengguna membuat lagu lengkap dengan lirik, melodi, instrumen, hingga vokal yang terdengar menyerupai penyanyi tertentu.

Tak sedikit dari pengguna yang sengaja meniru suara artis ternama seperti Taylor Swift, Kanye West, Ariana Grande, bahkan penyanyi legendaris seperti Frank Sinatra.

Ariana Grande, misalnya, menjadi salah satu vokal paling sering digunakan dalam proyek-proyek AI cover di platform seperti TikTok dan YouTube. Dengan ciri khas vokal tinggi, lembut, dan kontrol napas yang halus, suara Grande sangat menantang secara teknis, tetapi juga memikat karena mudah dikenali. Banyak pengguna AI mencoba “menduplikat” suaranya menyanyikan lagu-lagu yang tak pernah ia bawakan—mulai dari balada klasik hingga lagu K-Pop.

Beberapa eksperimen berhasil viral. Salah satunya, video AI yang membuat Ariana Grande “menyanyikan” Kill This Lovemilik BLACKPINK mendapat jutaan tampilan dalam beberapa hari. Hasilnya cukup meyakinkan, meskipun tak sempurna. Namun tetap saja, banyak yang bertanya: apakah ini bentuk inovasi, atau justru pelanggaran terhadap hak identitas artis?

Penyanyi seperti Grande dan Drake memiliki ciri vokal yang khas, sehingga banyak pengembang AI memilih mereka sebagai model latihan untuk menyempurnakan suara buatan. Dengan cukup sampel suara dari internet—dari konser, wawancara, hingga klip media sosial—AI bisa melatih model untuk meniru gaya menyanyi mereka, lengkap dengan teknik vibrato, artikulasi, hingga intonasi khas.

 

Bagaimana legalitasnya?

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard