Pencarian
Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (KA) 2020-2045

Program Inisiatif Pengembangan Talenta Kecerdasan Artifisial Indonesia

Pada bagian ini, ditampilkan segmen 4.2 Program-Program Inisiatif yang menjadi bagian dari Bab 4 Pengembangan Talenta Kecerdasan Artifisial Indonesia

Prompter JejakAI
Kamis, 10 Juli 2025
Oleh: IP
JejakAI
Leonardo AI

4. 2. 3.  PENGEMBANGAN EKOSISTEM PEMBELAJARAN KECERDASAN ARTIFISIAL TERINTEGRASI 

Inisiasi pengembangan ekosistem pembelajaran Kecerdasan Artifisial dilakukan dengan penyiapan komponen berupa sarana prasarana pembelajaran berupa infrastruktur perangkat serta alat bantu pembelajaran yang dibangun secara kolektif dan terintegrasi oleh berbagai pihak. Adapun komponen sarana-prasarana pembelajaran Kecerdasan Artifisial adalah sebagai berikut: 

1. Pengembangan sistem manajemen pengetahuan di bidang Kecerdasan Artifisial 

Sistem Manajemen Pengetahuan di bidang Kecerdasan Artifisial bertujuan untuk mendukung pembelajaran secara kolektif, dengan melalui perekaman, pengolahan dan bagi pakai pengetahuan di bidang Kecerdasan Artifisial. Sistem Manajemen Pengetahuan di bidang Kecerdasan Artifisial ini diharapkan dapat mendukung penguasaan teknologi Kecerdasan Artifisial nasional. 

Hal ini dapat dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan didukung oleh Kementerian Riset dan Teknologi, Pendidikan Tinggi, asosiasi, Industri, lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan. 

2. Pengembangan materi ajar bidang Kecerdasan Artifisial 

Untuk mendorong pengembangan kompetensi talenta di bidang Kecerdasan Artifisial, diperlukan materi ajar untuk menjadi pekerja, peneliti dan wirausahawan yang disesuaikan dengan kebutuhan maupun tingkatan talenta. Materi ajar harus dapat diakses dengan mudah oleh talenta, dan senantiasa diperbaharui sesuai perkembangan teknologi. 

Hal ini dapat dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan didukung oleh Pendidikan Tinggi, asosiasi, Industri, lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan. 

3. Penyediaan data latih untuk pembelajaran Kecerdasan Artifisial 

Data latih merupakan komponen penting dalam pembelajaran teknologi Kecerdasan Artifisial. Untuk itu penyediaan data latih dari berbagai jenis media serta dari berbagai use cases yang relevan sangatlah penting untuk mengasah keterampilan talenta Kecerdasan Artifisial. 

Hal ini dapat dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan didukung oleh Kementerian Riset dan Teknologi, Pendidikan Tinggi, serta asosiasi, Industri. 

4. Pembangunan infrastruktur pengembangan Kecerdasan Artifisial untuk pembelajaran 

Infrastruktur pengembangan Kecerdasan Artifisial sangatlah penting dalam pembelajaran teknologi ini. Spesifikasi dan kebutuhan perangkat infrastruktur pengembangan Kecerdasan Artifisial yang bersifat khusus harus senantiasa disediakan untuk mendukung pembelajaran yang efektif. 

Hal ini dapat dilakukan dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pendidikan Tinggi, asosiasi, Industri, lembaga pendidikan dan pelatihan. 

5. Penyediaan Studi Kasus Terbimbing oleh Industri untuk Pembelajaran Talenta Wirausaha 

Studi kasus merupakan komponen penting dalam mendorong efektifitas pembelajaran talenta maupun pengembangan solusi berbasis Kecerdasan Artifisial, khususnya bagi pengembangan kewirausahaan. Untuk itu penyediaan studi kasus secara terbimbing oleh industri perlu dilakukan dengan dukungan Asosiasi industri, untuk penguatan ekosistem pembelajaran Kecerdasan Artifisial nasional. 

Hal ini dapat dilakukan oleh Kemparekraf dengan dukungan Kemenperin, asosiasi, Industri, lembaga pendidikan dan pelatihan. 

Pengembangan ekosistem inovasi

Halaman 1 2 3 4
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
JejakAI
Exploring AI for Humanity
JejakAI adalah situs web yang membahas berita, tren, dan perkembangan terbaru seputar kecerdasan buatan, menghadirkan analisis mendalam serta informasi terkini tentang inovasi di dunia AI.
Copyright © 2026 JejakAI. All Rights Reserved. | dashboard